Teknik Lepas Pantai

Research Area

Research Area

  1. Analisis Respon Dinamik Spar Akibat Variasi Pola Mooring
  2. Identifikasi Vortex Induced Vibration Pada Free Standing Hybrid Riser
  3. Analisis Sistem Mooring Pada Pipelay Barge Untuk Kegiatan Instalasi Pipa Bawah Laut
  4. Analisis Desain Timbunan Pada Tanah Lempung Lunak Dan Pasir Lepas Untuk Keperluan Reklamasi
  5. Desain Dan Analisis Lifting Struktur Jacket 8 Kaki
  6. Desain Dermaga Penumpang 1000 Dwt Pelabuhan Bajau
  7. Desain Struktur Dermaga Penumpang Di Sulawesi Utara
  8. Analisa Stabilitas Fondasi Dengan Menggunakan Prosedur Iso 19901-4
  9. Analisis Risiko Kestabilan Lateral Pipa Bawah Laut Akibat Keacakan Kecepatan Arus
  10. Analisis Transportasi Struktur Jacket 4 Kaki Dan Seafastening
  11. Analisis Bentang Bebas Pipa Penyalur Bawah Laut Dengan Memperhitungkan Interaksi Struktur-Tanah
  12. Desain Struktur Fixed Platform Tango Pada Wilayah Operasi Sepinggan, Kalimantan Timur
  13. Metal Loss Assessment Berdasarkan Asme B 31.6 1991 Dan Api-Rp 579
  14. Analisis Fatigue Pada Flexible Riser Dengan Pendekatan Domain Waktu
  15. Studi Perbandingan Proteksi Katodik Metode Sacp Dan Iccp Pada Struktur Jacket Tiga Kaki
  16. Metode Konstruksi Pada Pembangunan Kota Laut “Bahari”
  17. Analisis Tegangan Statik Pada Pipa Bawah Laut Terkorosi
  18. Analisis Fatigue Pada Pipa Bawah Laut Menggunakan Pembebanan Dalam Domain Waktu
  19. Analisis Struktur Terapung Pada Kapal Pinisi
  20. Analisis Reliabilitas Untuk Kasus On-Bottom Stability Pada Pipa Bawah Laut
  21. Analisis Pengaruh Perubahan Kedalaman Laut Terhadap Riser Interference Konfigurasi Steel Catenary Riser Akibat Pengaruh Gelombang Acak
  22. Studi Kasus Struktur Pipa High Density Polyethylene Bawah Laut Di Teluk Senunu Nusa Tenggara Barat
  23. Analisis Respon Dinamik Sistem Free Standing Hybrid Riser Akibat Pengaruh Gelombang
  24. Analisis Fatigue Pada Single Buoy Mooring Fabrication Of Bakrie Construction
  25. Analisis Pile Drivability Pada Struktur Jacket Platform 3 Kaki
  26. Pemodelan Dan Analisis Pipeline Crossing
  27. Desain Dan Analisis Pipeline Crossing Pada Pipa Bawah Laut
  28. Analisis Instalasi Export Pipeline Dengan Metode S-Lay Di Laut Jawa Dengan Acuan Dnv Os F101
  29. Desain Dan Analisis Instalasi Pipa Bawah Laut Dengan Metode S-Lay Di Laut Jawa
  30. Desain Dan Analisis Fatigue Pada Pipa Bawah Laut
  31. Studi Kehandalan Balok Beton Bertulang Dengan Pengaruh Korosi
  32. Perencanaan Struktur Dermaga Deck On Pile  Untuk Kapal  16000 Gt Di Takalar, Sulawesi Selatan
  33. Perencanaan Struktur Dermaga Penumpang Di Pelabuhan Ratu, Sukabumi – Jawa Barat
  34. Analisis Desain Tanggul Untuk Keperluan Reklamasi Di Pantai Jakarta Utara
  35. Analisis Likuifaksi Di Paisubololi, Sulawesi Tengah
  36. Analisis Riser Interference Konfigurasi Steel Catenary Riser Akibat Pengaruh Gelombang Acak
  37. Analisis Upending Pada Well Head Platform Madura Field
  38. Analisis Dampak Variasi Kedalaman Pemancangan Tiang Pancang Pada Struktur Bangunan Sekitar
  39. Analisa Struktur Kapal Kayu Menggunakan Peraturan Bki Dan Metode Elemen Hingga
  40. Analisa Respon Dinamik Flexible Riser Dengan Konfigurasi Lazy – S
  41. Analisa Struktur Penopang Bentang Bebas Pipa Bawah Laut
  42. Analisis Respon Dinamik Tension Leg Platform
  43. Desain Proteksi Katodik Anoda Korban Pada Pipa Bawah Laut
  44. Studi Dampak Pemancangan Tiang Pancang Pada Struktur Bangunan Sekitar
  45. Analisis Reliabilitas Pipa Bawah Laut Pada Saat Instalasi
  46. Analisis Tegangan Pada Pipa Bawah Laut Akibat Tarikan Jangkar
  47. Desain Dan Analisis Free Span Pipeline
  48. Desain Offshore Pipeline Blok Bd Selat Madura Gelombang Dan Pasang Surut
  49. Analisis Resiko Pipa Bawah Laut Akibat Tumbukan Jangkar
  50. Analisis Lifting Pada Platform Ujung Pangkah
  51. Analisis Spectral Fatigue Pada Struktur Monopod
  52. Prediksi Dan Analisis Bentang Bebas Pipa Bawah Laut Berdasarkan Dnv Rp 105
  53. Respon Dinamik Sistem Spread Mooring Di Sekitar Pulau Panjang Banten
  54. Analisis Upending Pada Struktur Jacket Platform 3 Kaki
  55. Analisis Struktur Penyangga Sistem Terapung  Untuk Turbin Pembangkit Listrik Tenaga Arus Pasang Surut
  56. Studi Potensi Sumber Daya Arus Pasang Surut Di Kawasan Nusa Penida
  57. Respon Dinamik Sistem Single Buoy Mooring Di Sekitar Pulau Panjang, Banten
  58. Respon Dinamik Articulated Tower Di Sekitar Pulau Panjang, Banten
  59. Analisis Fatigue Pada Bentang Bebas Pipa Bawah Laut
  60. Perencanaan Struktur Dermaga Pelabuhan Batubara Desa Bunati, Kalimantan Selatan
  61. Studi Timbunan Pada Areal Reklamasi Dengan Metode Elemen Hingga
  62. Studi Analisis Instalasi Pipa Bawah Laut Dengan Metode Strain-Based (Dnv 0s F101)
  63. Analisis Desain Sacrificial Anode Cathodic Protection Pada Jaringan Pipa Bawah Laut
  64. Pemodelan Pemetaan Lokasi Shadow Zone Dengan Metode Ray Tracing Pada Perairan Indonesia
  65. Analisis Instalasi Pipa Bawah Laut Di Lepas Pantai Madura Barat
  66. Perancangan Struktur Dermaga Peti Kemas Tipe Deck On Pile
  67. Respon Dinamik Sistem Conventional Buoy Mooring
  68. Analisis Fatigue Steel Catenary Riser Di Laut Jawa
  69. Analisis Transportasi Dan Instalasi Rigid Riser Pada Sistem Free Standing Hybrid Riser
  70. Perencanaan Layout Dan Penampang Breakwater Untuk Dermaga Curah Wonogiri
  71. Analisis Struktur Anjungan Lepas Pantai Tripod
  72. Rekualifikasi Anjungan Lepas Pantai Tipe Jacket 4 Kaki Di Laut Jawa
  73. Desain Dan Analisis Tegangan Pipeline Crossing
  74. Analisis On Bottom Stability Pipa Bawah Laut Berdasarkan Dnv Rpe305 Dan Dnv Rpf109
  75. Pengaruh Arus Dan Panjang Free Span Pada Resiko Fatigue Pipa Bawah Laut
  76. Perencanaan Tendon Pada Tension Leg Platform (Tlp)
  77. Analisa Penetrasi Spudcan Pada Mobile Jack-Up
  78. Above Water Tie In Dan Analisis Global Buckling Pada Pipa Bawah Laut
  79. Analisis Sensitivitas Tebal Scr Berdasarkan Api Dan Dnv
  80. Analisis Riser Interference Konfigurasi Scr Pada Laut Dalam
  81. Analisis Cable Crossing Pada Pipa Bawah Laut
  82. Boat Impact Analysis Pada Struktur Boat Landing Pa Platform
  83. Desain Kapal Tanker 3500 Dwt
  84. Analisis Fatigue Spectral Pada Struktur Lepas Pantai Tipe Tetap
  85. Perencanaan Struktur Utama Living Quarter Platform
  86. Perancangan Dermaga Batubara Di Sungai Kahayan, Kalimantan Tengah
  87. Analisis Quasi Statik Untuk Sistem Mooring Pada Lay Barge
  88. Analisis Free Span Pada Pipa Bawah Laut
  89. Analisis Instalasi Pipa Bawah Laut Metode Shore Pull
  90. Analisis Struktur Anjungan Lepas Pantai Ke-38b
  91. Studi Komparasi Analisis Instalasi Pipa Bawah Laut Antara Dnv 1981 (Stress-Based) Dan Dnv Os F101 (Strain-Based)
  92. Uji Fisik Turbin Flap Blade Untuk Penerapan Pada Selat Alas
  93. Desain Wall Thickness, On-Bottom Stability Dan Free Span Pipa Bawah Laut
  94. Analisis Ekspansi Pipa Bawah Laut
  95. Prosedur Instalasi Mooring Pada Floating Production Unit (Fpu)
  96. Pengujian Laboratorium Turbin Arus Pasang Surut Sumbu Vertikal Dan Analisis Potensi Penerapannya Di Selat Lombok
  97. Discrete Spectral Fatigue Analysis On Offshore Structure
  98. Analisis Stabilitas Bangunan Causeway
  99. Analisis Tegangan Pipa Bawah Laut Akibat Gerakan Lay Barge Pada Saat Instalasi
  100. Analisis Pemodelan Local Buckling Akibat Exteral Pressure Dengan Menggunakan Perangkat Lunak Abaqus
  101. Perencanaan Struktur Utama Anjungan Lepas Pantai Tipe Jacket 4 Kaki
  102. Analisis Struktur Anjungan Lepas Pantai Tipe Jacket 3 Kaki
  103. Analisis Loadout Platform Jacket Empat Kaki Dengan Menggunakan Metode Trailer
  104. Analisis Tegangan Hot Tap Piping Pada Proyek Terang Sirasun Batur
  105. Penggantian Pipa Hdpe Dengan Menggunakan Metode Bottom Pull
  106. Desain Instalasi Pipa Bawah Laut Dengan Metode S-Lay
  107. Analisis Inplace Dan Pushover Pada Platform Jacket 4 Kaki
  108. Analisis Free Span Dan Rektifikasi Pipa Gas
  109. Pemodelan Dan Analisis Sistem Jaringan Pipa Pada Kondisi Operating Dan Occasional
  110. Analisis Struktur Platform Bridge Support Jacket 3 Kaki
  111. Desain Dan Analisis Instalasi Pipa Bawah Laut Menggunakan Dnv Os F101 2010 & Dnv 1981
  112. Desain Dan Instalasi Tall Template Structure-Short Template Structure
  113. Analisis Struktur Lepas Pantai Tipe Jacket 4 Kaki Pada Lokasi Laut Jawa-Tenggara Sumatera
  114. Analisis On-Bottom Stability Pada Struktur Lepas Pantai Tipe Jacket Delapan Kaki
  115. Analisis Struktur Anjungan Lepas Pantai Tipe Jacket 4 Kaki
  116. Penentuan Konfigurasi Lifting Dengan Analisa Kesetimbangan Struktur Tanpa Tumpuan
  117. Desain Dan Analisis Instalasi Pipa Dengan Variasi Ketebalan Dinding Pipa Terhadap Kedalaman
  118. Analisis Pile Driveability Pada Instalasi Wellhead Platform Di  Laut Natuna
  119. Analisis Upheaval Buckling Pada Pipeline
  120. Soil Improvement Pada Proyek Reklamasi
  121. Pemodelan Pemetaan Lokasi Shadow Zone Dengan Metode Ray Tracing
  122. Analisis Floatation Dan Upending Struktur Jacket Delapan  Kaki
  123. Analisis Struktur Lepas Pantai Tipe Jacket 4 Kaki
  124. Analisa On Bottom Stability Pada Struktur Jacket 3 Kaki
  125. Analisis Keruntuhan Causeway Di Mamuju, Sulawesi
  126. Analisis Stabilitas Transportasi Struktur Jacket 8 Kaki
  127. Analisis Local Buckling Akibat External Pressure Pada Jaringan Pipa Bawah Laut
  128. Analisis Respon Dinamik Single Buoy Mooring Laksmiati
  129. Analisis Mooring Vessel Pada Jacket Platform
  130. Analisis Penggantian Mooring Vessel Floating Production Unit (Fpu)
  131. Analisis Stabilitas Dan Konsolidasi Struktur Tanah Revetment Barat Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta
  132. Desain Dermaga General Cargo 1000 Dwt Di Desa Subelen, Kepulauan Mentawai
  133. Analisis Upending Spar
  134. Identifikasi Vortex Induced Vibration Pada Tendon Tension Leg Platform
  135. Analisis Penambahan Helideck Pada Anjungan Sumur Lepas Pantai Di Laut Jawa
  136. Analisis Respon Dinamik Struktur Terapung
  137. Analisis Pushover Anjungan Lepas Pantai Dengan Program Sacs Dan Usfos
  138. Analisis Kerusakan Pipa Bawah Laut Yang Dilindungi Akibat Tumbukan Jangkar Kapal
  139. Analisis On Bottom Stability Pada Struktur Jacket 4 Kaki
  140. Analisis Instalasi Steel Catenary Riser
  141. Analisis Floatation Dan Upending Struktur Jacket Di Laut Jawa
  142. Analisis Respon Dinamik Catenary Anchored Leg Mooring (Calm Buoy) Dengan Ujung Mooring Dijangkar & Ujung Bebas
  143. Perbandingan Antara Analisis Static Spectral Fatigue Dengan Analisis Dynamic Spectral Fatigue Pada Wellhead Platform Di Laut Natuna
  144. Studi Perbandingan Metode Api Rp2a Dan Sni Dalam Analisis Anjungan Lepas Pantai Tipe Jacket 4 Kaki
  145. Analisa On Bottom Stability Pada Gajah Baru Wellhead Platform
  146. Analisis Kerusakan Pipa Bawah Laut Akibat Tumbukan Jangkar
  147. Analisis Fatigue Pada Rigid Riser
  148. Analisis Dinamik Pada Mooring Buoy
  149. Analisis Stabilitas Bendung Di Sungai Santan Kalimantan Timur
  150. Analisis Fatigue Pada Free Span Proyek Sswj Ii
  151. Berdasarkan Standar Aga Dan Dnv
  152. Studi Perbandingan Analisis On Bottom Stability Pada Shore Approach
  153. Analisis Pushover Pada Struktur Jacket 4 Kaki Dengan Menggunakan Program Usfos
  154. Analisis Dinamik Pada Struktur Jacket Empat Kaki
  155. Vent Boom Structure Analysis At An Offshore Platform
  156. Analisis Pemancangan Untuk Menentukan Pile Refusal
  157. Breakwater Rubble Mound Pelabuhan Pltu Labuan Banten
  158. Desain Dan Analisa Keruntuhan
  159. Analisa Kestabilan Pipa Bawah Laut Berdasarkan Standar Dnv E305 Dan Dnv Rp F109
  160. Analisa Pile Driveability Pada Struktur Lepas Pantai
  161. Analisis Pushover Pada Struktur Jacket 4 Kaki
  162. Desain Dan Analisis Ekspansi Termal Pipa Bawah Laut
  163. Reliability Based Inspection Pada Jaringan Pipa Bawah Laut
  164. Lepas Pantai Tipe Jacket
  165. Analisis Tumbukan Kapal Pada Boat Landing  Struktur Anjungan
  166. Analisis Pushover Akibat Beban Gelombang Dan Gempa Pada Anjungan Lepas Pantai
  167. Analisis Flotation Dan Upending Pada Instalasi Struktur Jacket 4 Kaki
  168. Analisis Stabilitas Sheetpile Pada Dinding Penahan Tanah Timbunan
  169. Respon Dinamik Spar Platform
  170. Pemodelan Dan Analisis Tegangan Pada Pipeline Crossing
  171. Respon Dinamik Single Buoy Mooring
  172. Analisis Struktur Lepas Pantai Tipe Jacket 8 Kaki
  173. Perhitungan Tension  Pada Penggelaran Serat Optik Bawah Laut
  174. Analisis Reliabilitas Struktur Jacket Berdasarkan Beban Pushover
  175. Analisis Seismic Pada Struktur Jacket 4 Kaki
  176. Analisa Statik Pushover Pada Anjungan Lepas Pantai Tipe Monopod
  177. Rekualifikasi Struktur Anjungan Lepas Pantai Type Jacket 4 Kaki Berdasarkan Analisa Inplace, Seismik, Fatigue, Dan Push Over
  178. Desain Ketebalan Dan Analisis Kestabilan Pipa Bawah Laut
  179. Analisis Inplace, Seismik, Fatigue, Dan Plastic Collapse Pada Struktur Anjungan Lepas Pantai Tipe Jacket 4 Kaki
  180. Respon Dinamik Floating Hose Pada Fso
  181. Analisa On Bottom Stability Pada High Density Poly Ethylene Pipeline
  182. Analisa Free Span Pipa Bawah Laut
  183. Analisa Fatigue Spektral Pada Struktur Jacket 4 Kaki
  184. Detail Desain Dan Instalasi Pipa Bawah Laut Di Perairan Dangkal
  185. Analisis Interaksi Tanah – Struktur Breakwater Akibat Beban Gempa
  186. Analisis Respon Dinamika Tanah Pada Interaksi Tanah – Struktur Bangunan  Breakwater
  187. Perencanaan Pipa Dan Expansion Spool Pada Pipa Penyalur Spm
  188. Analisis Struktur Anjungan Lepas Pantai Tipe Jacket 4 Kaki Menggunakan Sacs 5.1
  189. Desain Dan Analisis Instalasi Saluran Pipa Bawah Laut
  190. Analisis On Bottom Stability Dan Instalasi Pipa Bawah Laut Di Daerah Shore Approach
  191. Analisis Statik Push Over Pada Anjungan Lepas Pantai
  192. Pengembangan Alat Konversi Energi Gelombang
  193. Otec Ocean Sustainable Energy
  194. Analisis Refleksi Dan Transmisi Gelombang Suara Di Dasar Laut Dengan Menggunakan Matrik Cascade
  195. Aplikasi Metode Normal Mode Pada Propagasi Akustik Bawah Air Di Samudera Hindia
  196. Pemodelan Numerik Kehilangan Energi Transmisi Di Permukaan Laut Dengan Model Empiris Di Permukaan Laut Pada Propagasi  Akustik Bawah Air
  197. Risk Based Underwater Inspection Untuk Area Platform
  198. Penilaian Resiko Terhadap Pipa Bawah Laut Dengan Sistem Skoring
  199. Respon Dinamik Struktur Terapung
  200. Analisis Tie In Dengan Metode Elemen Hingga Dan Castigliano
  201. Pengujian Koefisien Transmisi Pada Model Pemecah Gelombang Tenggelam Dari Struktur Akresi Mineral
  202. Analisis Dan Pemodelan Struktur Dengan Microsas
  203. Penilaian Resiko Jaringan Pipa Bawah Laut Akibat Fatigue
  204. Penentuan Parameter Gelombang Rencana  Berdasarkan Data Lapangan
  205. Pengaruh Trenching Dan Partial Burial Pada Stabilitas Pipa Bawah Laut
  206. Respon Dinamik Menara Bersendi ( Articulated Tower) Menggunakan Program Orcaflex
  207. Analisis Dinamik Sistem Buoy Dan Kapal
  208. Desain Riser Dan Expansion Spool
  209. Desain Dan Analisis Instalasi Pipa Di Perairan Dalam
  210. Model Penyebaran Tekanan Akustik Pada Struktur Lepas Pantai Yang Bervibrasi Dengan Menggunakan Metode Elemen Batas
  211. Analisa Dinamik Freespan Pada Pipa Akibat Beban Arus Laut
  212. Identifikasi Lock-In Viv Pada Riser
  213. Desain Instalasi Dan Operasi Struktur Pipa Bawah Laut
  214. Analisis On-Bottom Stability Pada Jaringan Pipa Gas Bawah Laut Bojonegoro – Muara Karang
  215. Analisa Ballast Load Out Dan Transportasi Struktur
  216. Analisis Inplace, Seismic, Dan Fatigue Pada Perencanaan Anjungan Lepas Pantai Tipe Tetap 4 Kaki
  217. Identifikasi Vortex-Induced Vibration (Viv) Pada Riser
  218. Pemeriksaan Mandiri Rancangan Struktur Anjungan  Lepas Pantai Delapan Kaki
  219. Perencanaan Anjungan Lepas Pantai Tipe Jacket 4 – Kaki Di Perairan Selatan Sumatera
  220. Analisa Freespan Pipa Bawah Laut
  221. Analisa Desain Rencana Dan Instalasi Pada  Struktur Anjungan Lepas Pantai Tipe  Jacket 4 Kaki
  222. Desain Anjungan Lepas Pantai Tipe Jacket 6 Kaki Di Sumatera Bagian Tenggara
  223. Studi Perangkat Konversi Energi Gelombang
  224. Aplikasi Pengurangan Energi Transmisi Pada Propagasi Akustik Bawah Air Pada Metode Ray Tracing Di Perairan Indonesia
  225. Pengembangan Metode Ray Tracing 3 Dimensi Dengan Atlas Samudera Dunia Pada Pemodelan 3 Dimensi Propagasi Akustik Bawah Air Di Perairan Indonesia
  226. Aplikasi Metode Normal Mode Dan Atlas Samudera Dunia Pada Pemodelan Propagasi Akustik Bawah Air Di Perairan Indonesia
  227. Inspeksi Berbasis Fatigue Reliability Pada Anjungan Lepas Pantai
  228. Analisis Inplace, Seismic, Dan Fatigue Pada Perencanaan Struktur Lepas Pantai Tipe Jacket 4 Kaki Di Laut Utara Madura
  229. Respon Dinamis Spar Buoy Dan Fleksibel Riser Akibat Beban Gelombang Linier
  230. Inspeksi Berbasis Resiko Terhadap Pipa Bawah Laut Studi Kasus : Analisa Freespan
  231. Respounse Dinamik Struktur Terapung Akibat Beban Gelombang
  232. Perencanaan Struktur Anjungan Lepas Pantai Tipe Jacket 4 – Kaki
  233. Analisa Kehandalan Struktur Anjungan Lepas Pantai Tipe Jacket 4- Kaki
  234. Perhitungan Added Mass Dan Radiation Damping  Pada Struktur Dilinder
  235. Aplikasi Metoda Ray Dan Atlas Samudera Dunia Pada Pemodelan Propagasi Akustik Bawah Air Di Perairan Indonesia
  236. Aplikasi Metode Normal Mode Pada Propagasi Akustik Bawah Air Di Perairan Selat Sunda
  237. Analisa Rotasi Pipa Penyalur Bawah Laut Pada Saat Instalasi
  238. Stabilitas Pipa Bawah Laut Pada Shore Approach
  239. Studi Potensi Energi  Arus Pasang Surut Di Kawasan   Kepulauan  Seribu
  240. Analisis On Bottom Stability Struktur Jacket 4 Kaki
  241. Respon Dinamik Buoy Akibat Beban Gelombang Linear
  242. Desain Ketebalan Pipa Bawah Laut Berdasarkan Beban Instalasi
  243. Optimasi Struktur Rangka Batang Dengan Kendala Tegangan Dan Displacement
  244. Analisis Upheaval Buckling Akibat Expansi Thermal Pada Pipa Penyalur
  245. Perencanaan Anjungan Lepas Pantai Tipe Tetap Berdasarkan Target Angka Kehandalan
  246. Analisis Free Span Pada Pipa Bawah Laut
  247. Analisis Upheavel Buckling Pada Pipa Bawah Laut
  248. Aplikasi Metoda Ray Tracing Dan Metoda Normal  Mode Dalam Pemodelan Numerik Propagasi Akustik Di Perairan Kepulauan Sangihe
  249. Analisa Dinamik Sistem Buoy Dan Mooring Akibat Beban Gelombang
  250. Aplikasi Metode Elemen Batas Untuk Propagasi Akustik Di Perairan Dangkal
  251. Aplikasi Metoda Elemen Batas 2-D Untuk Menghitung Tinggi Gelombang Pada Tangki Air Numerik
  252. Disain Struktur Lepas Pantai Tipe Jacket 4 Kaki
  253. Gaya Gelombang Pada Struktur Anjungan Lepas Pantai
  254. Analisa Fatigue Pada Platform Tipe Braced Monopod
  255. Pemodelan Propagasi Akustik Bawah Di Perairanselat Sunda
  256. Perhitungan Reserve Strength Ratio Pada Proses Assesment Platform Dengan Metode Pushover
  257. Desain Anjungan Lepas Pantai Dengan Tipe Tipe Brace Cut
  258. Studi Perubahan Garis Pantai Dan Overtopping Di Pantai Tanjung Sedari
  259. Fenomena Trnsmisi Gelombang Suara
  260. Gaya Pada Silinder Horisontal Akibat Gelombang Dan Arus
  261. Penyebaran Akustik Pada Struktur Silindris Di Dalam Air Dengan Metoda Elemen Batas
  262. Desain Struktur Anjungan Lepas Pantai Tipe Monopod
  263. Analisa Dinamik Menara Bersendi (Articulatedtower) Akibat Interaksi Gelombang Dan Arus
  264. Pemodelan 2-Dimensi Akustik Bawah Air Pada Perairan Dangkal Dengan Metode Elemen Batas
  265. Propagasi Akustik Di Bawah Laut Dengan Menggunakan Teori  Ray Tracing Method
  266. Optimasi Struktur Rangka Batang Dengan Metode Lagrange Multiplier
  267. Gaya Gelombang Pada Silinder Horisontal Di Bawah Air
  268. Desain Optimasi Struktur Rangka Batang
  269. Evaluasi Kinerja Alat Ukur Elevasi Muka Air Laut Jenis Ultrasonic Dan Pressure Transducer
  270. Perencanaan Struktur Anjungan Lepas Pantai Type Monopod
  271. Perencanaan Struktur Anjungan Lepas Pantai Type Monopod
  272. Pengolahan Data Gelombang Hasil  Pengukuran Lapangan
  273. Studi Banding Perhitungan Beban Hidrodinamik Pada Platform Tipe Braced Monopod Menggunakan Software Staad Iii Dengan Sacs Iv
  274. Analisa Kestabilan Barge Sebagai Alat Trnsportasi Di Laut Lepas
  275. Respon Dinamik Menara Bersendi (Articulated Tower) Akibat Beban Gelombang
  276. Gaya Gelombang Acak Pada Tiang Silinder
  277. Simulasi Dan Analisa Gelombang Acak