Prestasi yang membanggakan lagi-lagi ditorehkan oleh mahasiswa Teknik Kelautan ITB. Pada Lomba Karya Ilmiah bernama Superhero Lingkungan yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Agroteknologi (IMAGRO) Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Jember ini, terdapat 2 (dua) mahasiswi Teknik Kelautan ITB yang berpartisipasi, yaitu Bella Listya Prasadini 15514053 dan Fenni Asista Nihaya 15514059. Berikut merupakan cerita dari kedua mahasiswa tersebut:

Dalam rangka mengembangkan potensi, wawasan, dan ide sebagai seorang mahasiswa, kami berusaha menuangkan sebuah gagasan pembangunan pesisir dari ilmu yang telah kami peroleh di ruang kelas. Berawal dari sebuah mata kuliah pilihan di luar program studi, yaitu OS3205 Manajemen Pesisir dan Laut yang merupakan mata kuliah Program Studi Oseanografi, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian. Saat itu Bapak Dr. Hamzah Latief, M.Si yang merupakan dosen mata kuliah tersebut memberikan tugas untuk membuat paper sebagai pengganti ujian akhir. Beliau meminta agar paper yang dibuat berbeda dengan bidang yang ditekuni, misalkan mahasiswa Teknik Kelautan tidak boleh membuat paper tentang bangunan laut atau semacamnya. Dari situ lah kami, Bella Listya Prasadini dan Fenni Asista Nihaya, membuat suatu gagasan mengenai pemanfaatan lahan pesisir kering di musim kemarau. Kebetulan kami memiliki data daerah yang memiliki lahan kering, yaitu lahan di sekitar Pantai Cicalobak yang berada di Desa Karangwangi, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut. Kemudian, ketika menyaksikan presentasi kami, Bapak Hamzah menyarankan untuk mengikutkan karya kami tersebut ke suatu kompetisi.

Saran beliau baru kami realisasikan saat ini dengan mengikutkannya ke sebuah Lomba Karya Ilmiah Nasional yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Agroteknologi (IMAGRO) Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Jember, yaitu Super Hero Lingkungan 4. Karena latar belakang kami bukan pertanian dan memang bukan bidang kami, akhirnya kami mengajak salah satu teman dari Teknologi Pasca Panen, Nindya Erni Safitri, untuk melengkapi tim kami. Serta dosen pembimbing dari Rekayasa Pertanian, Ibu Dr. Mia Rosmiati Ir. Mp., yang banyak memberikan masukan dan pengetahuan mengenai dunia pertanian.

Awalnya kami sedikit ragu karena kami bukan anak pertanian, namun setelah mengetahui bahwa kami masuk final, kami mencoba untuk menghilangkan keraguan tersebut. Karya kami yang berjudul MENINGKATKAN POTENSI LAHAN MEKARMUKTI SEBAGAI KAWASAN AGROFORESTRI MELALUI PEMBANGUNAN BERNUANSA PESISIR ASRI “MEKARMUKTI GREENISH BLUE COAST” merupakan satu-satunya karya yang berupa konsep, sedangkan karya-karya dari finalis lain merupakan teknologi terapan yang telah melalui tahap pengujian. Secara umum MEKARMUKTI GREENISH BLUE COAST merupakan suatu konsep untuk memanfaatkan lahan kering di kawasan pesisir pada musim kering dengan membagi kawasan tersebut menjadi beberapa daerah konservasi. Konservasi tersebut terdiri dari konservasi pantai dan konservasi lahan. Kemudian ditambah dengan teknologi osmosis balik dan sistem pengairan pompa sebagai sumber air di musim kemarau.

1

Gambar 1. Desain Mekarmukti Greenish Blue Coast tampak samping, tampak atas, tampak depan

2

Gambar 2. Detail desain Mekarmukti Greenish Blue Coast

Rangkaian acara final Super Hero Lingkungan 4 berlangsung selama 4 hari yaitu 27 – 30 Oktober 2016 bertempat di Kabupaten Jember dan Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini diawali dengan acara Technical Meeting pada hari Kamis, 27 Oktober 2016 pukul 19.00 – 21.00 WIB bertempat di Aula Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Jember. Acara ini dihadiri oleh seluruh finalis yang telah melakukan konfirmasi kehadiran pada panitia, yaitu 1 Tim dari Institut Teknologi Bandung, 1 Tim dari Universitas Indonesia, 2 Tim dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, 2 Tim dari Universitas Brawijaya, 2 Tim dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, 1 Tim dari Universitas Negeri Malang, 1 Tim dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, 1 Tim dari Politeknik Negeri Jember, serta 2 Tim dari Universitas Negeri Jember.  Dalam acara ini panitia menjelaskan keseluruhan acara secara singkat serta teknis pelaksanaan presentasi finalis di esok harinya.

Hari berikutnya, Jumat 28 Oktober 2016 merupakan pelakasanaan acara final Lomba Super Hero Lingkungan 4 bertempat di Aula Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Jember. Acara ini berlangsung dari pukul 08.00 – 17.00 WIB dimulai dari acara pembukaan, presentasi finalis secara bergantian, hingga penutupan. Tim kami memperoleh urutan ke-6 untuk mempresentasikan karya ilmiah yang telah dibuat.

3

Gambar 3. Presentasi oleh Tim ITB

4

Gambar 4. Para finalis Super Hero Lingkungan 4 beserta tim juri dan panitia setelah acara presentasi

Keesokan harinya para peserta dan panitia berangkat ke Desa Sulek yang berada di Kabupaten Bondowoso untuk melaksanakan seminar nasional mengenai konservasi bambu di Indonesia dengan narasumber Bapak Mastok Setyanto. Acara dilanjutkan dengan kegiatan penanaman bambu di kawasan konservasi bambu tersebut. Lalu acara ditutup dengan pengumuman juara Lomba Super Hero Lingkungan 4 yang diambil 5 juara dengan perolehan nilai tertinggi. Juara 1 dan 2 diraih oleh tim dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, juara 3 diraih oleh tim dari Universitas Brawijaya, juara 4 diraih oleh tim dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, dan juara 5 diraih oleh tim dari Institut Teknologi Bandung.

5

Gambar 5. Pengumuman Juara

6

Gambar 6. Tim dari Institut Teknologi Bandung memperoleh Juara Harapan 2

7

Gambar 6. Penanaman bambu di kawasan konservasi bambu Desa Sulek, Bondowoso

Masih di hari yang sama, Sabtu 29 Oktober 2016 kami melanjutkan perjalanan ke Desa Wisata Lombok Kulon yang masih berada di Kabupaten Bondowoso. Sekitar pukul 19.00 WIB setelah makan malam, kami melakukan diskusi dengan Bapak Penggagas dan Pendiri desa wisata tersebut. Kemudian acara dilanjutkan dengan acara keakraban untuk para peserta serta panitia.

Di hari terakhir, Minggu 30 Oktober 2016 kami melakasanakan fun trip di kawasan desa wisata. Puncak acara fun trip ini adalah bermain arung jeram bersama. Seluruh rangkaian acara ditutup pada pukul 13.00 WIB kemudian kami melakukan perjalanan kembali ke Jember. Kegiatan ini menjadi salah satu pengalaman berharga bagi kami terlebih kami dapat belajar hal baru yang  bukan bidang kami.

8

Gambar 8. Kegiatan funtrip (arung jeram bersama)

Demikian cerita dari Bella Listya dan Fenni Asista selama menjalani rangkaian acara lomba. Karya ini tentu menjadi kebanggaan bagi Teknik Kelautan ITB .